Senin, 16 April 2012

Bahaya Meniup Makanan dan Minuman Panas

Minuman panas  
Meniup makanan atau minuman ketika masih panas agar dapat segera dimakan adalah sesuatu yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat. Alasan lain agar gigi tidak mudah rusak karena makanan panas. Orang tua kita atau orang disekitar kita juga sering menganjurkan hal ini bukan?

Tahukah kamu, bahwa meniup makanan atau minuman panas sebelum makan itu tidak dianjurkan oleh Rosul. Bukan hanya itu, Jika dilihat dari sisi kesehatan,  meniup makanan sebelum makan juga merupakan sesuatu yang tidak baik bahkan bisa berbahaya.

Dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan “Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Dari Asma binti Abu Bakr, sesunguhnya beliau jika beliau membuat roti tsarid wadahnya beliau ditutupi sampai panasnya hilang kemudian beliau mengatakan, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya makanan yang sudah tidak panas itu lebih besar berkahnya”. [HR Hakim no 7124. Hakim mengatakan, “Hadits sahih sesuai dengan kriteria Muslim”. Pernyataan beliau ini disetujui oleh adz Dzahabi. Hadits di atas dimasukkan oleh al Albani dalam Silsilah Shahihah jilid 1 bag 2 no hadits 392].

Dalam Silsilah Shahihah jilid 1 bag 2 hal 748, al Albani mengatakan, “Terdapat riwayat yang sahih dari Abu Hurairah, beliau mengatakan “Makanan itu belum boleh dinikmati sehingga asap panasnya hilang”. Diriwayatkan oleh al Baihaqi dengan sanad yang sahih sebagaimana kujelaskan dalam Irwa’ Ghalil no 2038”.

Dari beberapa hadits di atas jelas menyatakan bahwa meniup makanan panas dan memakan makanan panas tidak dianjurkan oleh Rosulullah SAW.

Lalu bagaimana penjelasan bahaya meniup makanan atau minuman dari sisi kesehatan ? Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Semua yang telah mengenyam bangku sekolah pasti memahami, manusia bernapas menghirup oksigen atau O2, dan menghembuskan karbondioksida atau CO2. Ketika kita meniup makanan, tentunya yang kita keluarkan adalah gas CO2. Sementara itu makanan panas tadi masih mengeluarkan uap air (H2O). Menurut reaksi kimia, apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang bersifat asam.

H2O + CO2 => H2CO3

Perlu kita tahu bahwa didalam darah itu terdapat H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH (tingkat keasaman) di dalam darah. Darah adalah Buffer (larutan yang dapat mempertahankan pH) dengan asam lemahnya berupa H2CO3 dan dengan basa konjugasinya berupa HCO3- sehingga darah memiliki pH sebesar 7,35 – 7,45 dengan reaksi sebagai berikut:
CO2 + H20 HCO3- + H+

Tubuh menggunakan penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah. Adanya kelainan pada mekanisme pengendalian pH tersebut, bisa menyebabkan salah satu dari 2 kelainan utama dalam keseimbangan asam basa, yaitu asidosis atau alkalosis.

Asidosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung asam (atau terlalu sedikit mengandung basa) dan sering menyebabkan menurunnya pH darah.

Sedangkan Alkalosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung basa (atau terlalu sedikit mengandung asam) dan kadang menyebabkan meningkatnya pH darah.

Kembali lagi ke permasalahan awal, dimana makanan kita tiup, lalu karbondioksida dari mulut kita akan berikatan dengan uap air dari makanan dan menghasilkan asam karbonat yang akan mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah kita sehingga akan menyebabkan suatu keadaan dimana darah kita akan menjadi lebih asam dari seharusnya sehingga pH dalam darah menurun, keadaan ini lebih dikenal dengan istilah asidosis.

Seiring dengan menurunnya pH darah, pernafasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha tubuh untuk menurunkan kelebihan asam dalam darah dengan cara menurunkan jumlah karbon dioksida.

Pada akhirnya, ginjal juga berusaha mengkompensasi keadaan tersebut dengan cara mengeluarkan lebih banyak asam dalam air kemih.Tetapi kedua mekanisme tersebut tidak akan berguna jika tubuh terus menerus menghasilkan terlalu banyak asam, sehingga terjadi asidosis berat. Sejalan dengan memburuknya asidosis, penderita mulai merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa mengantuk, semakin mual dan mengalami kebingungan. Bila asidosis semakin memburuk, tekanan darah dapat turun, menyebabkan syok, koma dan bahkan kematian.

Dampak meniup makanan panas sebelum makan ternyata mengerikan juga ya, jadi lebih baik tunggu makanan sampai dingin ketika ingin memakannya. Dan Alhamdulillah bagi kita yang masih selamat meskipun sering meniup makanan panas sebelum makan. Mari kita ikuti Sunah Rasul SAW agar selamat dunia akhirat.

Bahaya Meniup Makanan dan Minuman Panas

Minuman panas  
Meniup makanan atau minuman ketika masih panas agar dapat segera dimakan adalah sesuatu yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat. Alasan lain agar gigi tidak mudah rusak karena makanan panas. Orang tua kita atau orang disekitar kita juga sering menganjurkan hal ini bukan?

Tahukah kamu, bahwa meniup makanan atau minuman panas sebelum makan itu tidak dianjurkan oleh Rosul. Bukan hanya itu, Jika dilihat dari sisi kesehatan,  meniup makanan sebelum makan juga merupakan sesuatu yang tidak baik bahkan bisa berbahaya.

Dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan “Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Dari Asma binti Abu Bakr, sesunguhnya beliau jika beliau membuat roti tsarid wadahnya beliau ditutupi sampai panasnya hilang kemudian beliau mengatakan, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya makanan yang sudah tidak panas itu lebih besar berkahnya”. [HR Hakim no 7124. Hakim mengatakan, “Hadits sahih sesuai dengan kriteria Muslim”. Pernyataan beliau ini disetujui oleh adz Dzahabi. Hadits di atas dimasukkan oleh al Albani dalam Silsilah Shahihah jilid 1 bag 2 no hadits 392].

Dalam Silsilah Shahihah jilid 1 bag 2 hal 748, al Albani mengatakan, “Terdapat riwayat yang sahih dari Abu Hurairah, beliau mengatakan “Makanan itu belum boleh dinikmati sehingga asap panasnya hilang”. Diriwayatkan oleh al Baihaqi dengan sanad yang sahih sebagaimana kujelaskan dalam Irwa’ Ghalil no 2038”.

Dari beberapa hadits di atas jelas menyatakan bahwa meniup makanan panas dan memakan makanan panas tidak dianjurkan oleh Rosulullah SAW.

Lalu bagaimana penjelasan bahaya meniup makanan atau minuman dari sisi kesehatan ? Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Semua yang telah mengenyam bangku sekolah pasti memahami, manusia bernapas menghirup oksigen atau O2, dan menghembuskan karbondioksida atau CO2. Ketika kita meniup makanan, tentunya yang kita keluarkan adalah gas CO2. Sementara itu makanan panas tadi masih mengeluarkan uap air (H2O). Menurut reaksi kimia, apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang bersifat asam.

H2O + CO2 => H2CO3

Perlu kita tahu bahwa didalam darah itu terdapat H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH (tingkat keasaman) di dalam darah. Darah adalah Buffer (larutan yang dapat mempertahankan pH) dengan asam lemahnya berupa H2CO3 dan dengan basa konjugasinya berupa HCO3- sehingga darah memiliki pH sebesar 7,35 – 7,45 dengan reaksi sebagai berikut:
CO2 + H20 HCO3- + H+

Tubuh menggunakan penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah. Adanya kelainan pada mekanisme pengendalian pH tersebut, bisa menyebabkan salah satu dari 2 kelainan utama dalam keseimbangan asam basa, yaitu asidosis atau alkalosis.

Asidosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung asam (atau terlalu sedikit mengandung basa) dan sering menyebabkan menurunnya pH darah.

Sedangkan Alkalosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung basa (atau terlalu sedikit mengandung asam) dan kadang menyebabkan meningkatnya pH darah.

Kembali lagi ke permasalahan awal, dimana makanan kita tiup, lalu karbondioksida dari mulut kita akan berikatan dengan uap air dari makanan dan menghasilkan asam karbonat yang akan mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah kita sehingga akan menyebabkan suatu keadaan dimana darah kita akan menjadi lebih asam dari seharusnya sehingga pH dalam darah menurun, keadaan ini lebih dikenal dengan istilah asidosis.

Seiring dengan menurunnya pH darah, pernafasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha tubuh untuk menurunkan kelebihan asam dalam darah dengan cara menurunkan jumlah karbon dioksida.

Pada akhirnya, ginjal juga berusaha mengkompensasi keadaan tersebut dengan cara mengeluarkan lebih banyak asam dalam air kemih.Tetapi kedua mekanisme tersebut tidak akan berguna jika tubuh terus menerus menghasilkan terlalu banyak asam, sehingga terjadi asidosis berat. Sejalan dengan memburuknya asidosis, penderita mulai merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa mengantuk, semakin mual dan mengalami kebingungan. Bila asidosis semakin memburuk, tekanan darah dapat turun, menyebabkan syok, koma dan bahkan kematian.

Dampak meniup makanan panas sebelum makan ternyata mengerikan juga ya, jadi lebih baik tunggu makanan sampai dingin ketika ingin memakannya. Dan Alhamdulillah bagi kita yang masih selamat meskipun sering meniup makanan panas sebelum makan. Mari kita ikuti Sunah Rasul SAW agar selamat dunia akhirat.

Sabtu, 14 April 2012

Wisata ke Kota Kelahiran Albert Einstein

Wisata ke Kota Kelahiran Albert Einstein
Ulm  
Siapa yang tak kenal dengan fisikawan termasyur yang satu ini. Seabad yang lalu, di kota Ulm inilah Albert Einstein lahir dan besar di lingkungan yang nyaman dan sejuk. Ulm adalah kota tua nan cantik yang terletak di sisi Sungai Danube, atau tepatnya terletak di barat daya Jerman.

Berkunjung ke kota ini berarti Anda bersahabat dengan waktu. Di kota ini Anda dapat berkeliling untuk melihat beberapa bangunan kuno yang ada sejak abad ke-14 masehi, Katedral Ulmer Munster salah satunya. Gereja ini mempunyai interior yang sangat cantik dengan sebuah menara yang konon merupakan tertinggi di dunia.

Selain katedral Ulmer Munster terdapat juga The Rathaus (City Hall) yang di dindingnya terdapat jam astronomi yang dibuat pada tahun 1520 silam. Setelah dari The Rathaus Anda bisa berkunjung ke Museum of Bread Culture, yang letaknya tak jauh dari The Rathaus. Museum ini menyuguhkan sejarah roti yang telah ada sejak 6.000 tahun silam.

Tak hanya itu, di kawasan kota tua ini Anda juga dapat menemui satu bangunan ikonik, yaitu The Library of Ulm. Bangunan ini disebut juga Glaspyramide karena berbentuk piramida, serta terbuat dari kaca. Arsitekturnya sangat impresif, kontras dengan bangunan kuno yang mengelilinginya.

Saat sore hari berjalan kaki menyusuri bantaran Sungai Danube adalah aktivitas yang menyenangkan. Di kawasan danau ini terdapat Fischerviertiel, sebuah kawasan dengan jajaran galeri seni. Selain itu, di kawasan ini Anda juga dapat menemukan rumah tempat lahirnya Albert Einstein, yakni sebuah bangunan tingkat dua dengan cat warna putih yang masih terawat.

Jika Anda berkunjung pada bulan Juli, Anda bisa melangkahkan kaki ke kawasan Schwormontag. Di tempat ini Anda bisa melihat parade air yang dinamakan Nabada. Ketika parade ini berlangsung, Sungai Danube dipenuhi para peserta yang bermain air dengan menggunakan perahu, kano, hingga ban bekas.

Wisata ke Kota Kelahiran Albert Einstein

Wisata ke Kota Kelahiran Albert Einstein
Ulm  
Siapa yang tak kenal dengan fisikawan termasyur yang satu ini. Seabad yang lalu, di kota Ulm inilah Albert Einstein lahir dan besar di lingkungan yang nyaman dan sejuk. Ulm adalah kota tua nan cantik yang terletak di sisi Sungai Danube, atau tepatnya terletak di barat daya Jerman.

Berkunjung ke kota ini berarti Anda bersahabat dengan waktu. Di kota ini Anda dapat berkeliling untuk melihat beberapa bangunan kuno yang ada sejak abad ke-14 masehi, Katedral Ulmer Munster salah satunya. Gereja ini mempunyai interior yang sangat cantik dengan sebuah menara yang konon merupakan tertinggi di dunia.

Selain katedral Ulmer Munster terdapat juga The Rathaus (City Hall) yang di dindingnya terdapat jam astronomi yang dibuat pada tahun 1520 silam. Setelah dari The Rathaus Anda bisa berkunjung ke Museum of Bread Culture, yang letaknya tak jauh dari The Rathaus. Museum ini menyuguhkan sejarah roti yang telah ada sejak 6.000 tahun silam.

Tak hanya itu, di kawasan kota tua ini Anda juga dapat menemui satu bangunan ikonik, yaitu The Library of Ulm. Bangunan ini disebut juga Glaspyramide karena berbentuk piramida, serta terbuat dari kaca. Arsitekturnya sangat impresif, kontras dengan bangunan kuno yang mengelilinginya.

Saat sore hari berjalan kaki menyusuri bantaran Sungai Danube adalah aktivitas yang menyenangkan. Di kawasan danau ini terdapat Fischerviertiel, sebuah kawasan dengan jajaran galeri seni. Selain itu, di kawasan ini Anda juga dapat menemukan rumah tempat lahirnya Albert Einstein, yakni sebuah bangunan tingkat dua dengan cat warna putih yang masih terawat.

Jika Anda berkunjung pada bulan Juli, Anda bisa melangkahkan kaki ke kawasan Schwormontag. Di tempat ini Anda bisa melihat parade air yang dinamakan Nabada. Ketika parade ini berlangsung, Sungai Danube dipenuhi para peserta yang bermain air dengan menggunakan perahu, kano, hingga ban bekas.

Kesalahan-Kesalahan di Film Harry Potter

Manusia adalah mahkluk yang tidak sempurna, mungkin itulah kata yang pantas kita ucapkan jika melihat kesalahan yang dilakukan saat pengambilan gambar pada film Harry Potter. Berikut adalah gambar-gambar kesalahan-kesalahan pada film Harry Potter.





Kesalahan di  film Harry Potter yang pertama terjadi pada filmny yang berjudul Harry Potter and the Chamber of Secrets. Pada gambar di atas terlihat anggota kru yang sedang mengambil gambar terekam dalam film tersebut


Kesalahan yang kedua terjadi pada filmya yang berjudul Harry Potter and the Goblet of Fire. Kesalahannya bisa dilihat pada gambar di atas, dimana pada gambar disebelah kiri terlihat gambar wanita yang sama dengan yang kiri, tetapi coba kita perhatikan lebih teliti pada bagian rambutnya, akan terlihat bahwa gambar yang kiri menunjukan wanita dengan rambut yang kering sedangkan yang kanan dengan rambut yang basah.

Kesalahan-Kesalahan di Film Harry Potter

Manusia adalah mahkluk yang tidak sempurna, mungkin itulah kata yang pantas kita ucapkan jika melihat kesalahan yang dilakukan saat pengambilan gambar pada film Harry Potter. Berikut adalah gambar-gambar kesalahan-kesalahan pada film Harry Potter.





Kesalahan di  film Harry Potter yang pertama terjadi pada filmny yang berjudul Harry Potter and the Chamber of Secrets. Pada gambar di atas terlihat anggota kru yang sedang mengambil gambar terekam dalam film tersebut


Kesalahan yang kedua terjadi pada filmya yang berjudul Harry Potter and the Goblet of Fire. Kesalahannya bisa dilihat pada gambar di atas, dimana pada gambar disebelah kiri terlihat gambar wanita yang sama dengan yang kiri, tetapi coba kita perhatikan lebih teliti pada bagian rambutnya, akan terlihat bahwa gambar yang kiri menunjukan wanita dengan rambut yang kering sedangkan yang kanan dengan rambut yang basah.

Jumat, 13 April 2012

Arti Kode Isyarat Tangan Tim SWAT

Ketika sedang bertugas dan dalam keadaan berkumpul, biasanya anggota S.W.A.T team lebih memilih untuk berkomunikasi dengan menggunakan hand signal. Pemilihan hand signal ini adalah untuk mencegah terjadinya penyadapan radio team yang dapat mengacaukan keseluruhan misi.

Selain itu, suara yang dikeluarkan para personil ketika berbicara melalui radio juga dapat beresiko terjadinya kebocoran operasi. Berikut akan dibahas beberapa hand signal yang telah di-standard-isasikan oleh S.W.A.T forces.